Rabu, 29 Oktober 2014

Korea Selatan

Korea Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Republik Korea
대한민국 大韓民國 Daehan Minguk


Motto널리 인간세상을 이롭게 하라 (홍익인간)
Bawalah keuntungan kepada seluruh rakyat
Lagu kebangsaanAegukga (애국가)
Lagu Patriotik
Lokasi Korea Selatan
Ibu kota Seoul 37°35′ LU 127°0′ BT
Kota terbesar Seoul
Bahasa resmi Korea
Pemerintahan Republik
 -  Presiden Park Geun-hye
 -  Perdana Menteri Jung Hong-won
Pendirian
 -  Pembinaan Gojoseon 2333 BC[1] 
 -  Deklarasi Republik 1 Maret 1919 
 -  Pemerintahan Provinsial 13 April 1919 
 -  Pembebasan 15 Agustus 1945 
 -  Konstitusi 17 Juli 1948 
 -  Proklamasi 15 Agustus 1948 
Luas
 -  Total 100.210 km2 (19)
 -  Perairan (%) 0.3%
Penduduk
 -  Perkiraan 2013 50.219.669 (26)
 -  Kepadatan 501,1/km2 (13)
PDB (KKB) Perkiraan 2013
 -  Total US$1,666 trilyun (12)
 -  Per kapita US$33,156 (26)
PDB (nominal) Perkiraan 2013
 -  Total US$1,198 trilyun (15)
 -  Per kapita US$23.838 (33)
Gini (2011) 41.9
Mata uang Won Korea Selatan (KRW)
Zona waktu (UTC+9)
 -  Musim panas (DST)  (UTC+9)
Ranah Internet .kr
Kode telepon 82
Republik Korea (bahasa Korea: Daehan Minguk (Hangul: 대한민국; Hanja: 大韓民國); bahasa Inggris: Republic of Korea/ROK) atau biasa dikenal sebagai Korea Selatan adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea. Di sebelah utara, Republik Korea berbataskan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948. Laut Kuning di sebelah barat, Jepang berada di seberang Laut Jepang (disebut "Laut Timur" oleh orang-orang Korea) dan Selat Korea berada di bagian tenggara.[2] Negara ini dikenal dengan nama Hanguk (한국; 韓國).[3] oleh penduduk Korea Selatan dan disebut Namchosŏn (남조선; 南朝鮮; "Chosŏn Selatan") di Korea Utara. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul (서울).
Penemuan arkeologis menunjukkan bahwa Semenanjung Korea telah didiami sejak Masa Paleolitik Awal.[4][5] Sejarah Korea dimulai dari pembentukan Gojoseon pada 2333 SM. oleh Dan-gun. Setelah unifikasi Tiga Kerajaan Korea dibawah Silla pada 668 M, Korea menjadi satu di bawah Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseon hingga akhir Kekaisaran Han Raya pada 1910 karena dianeksasi oleh Jepang. Setelah liberalisasi dan pendudukan oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat pada akhir Perang Dunia II, Wilayah Korea akhirnya dibagi menjadi Korea Utara dan Korea Selatan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar